
Ini hanya sedikit catatan saya tentang tumpeng, yang mestinya hanya menjadi sebuah status di wall facebook, tapi saya ingin sekali menuliskannya di blog yang kurang terawat ini. Pun, ini tak terkait sama sekali dengan tanggal lahir saya yang bertepatan dengan 1 Januari, artinya saya akan melewati tanggal kelahiran dalam beberapa hari kedepan.
Suatu kali mungkin kita pernah mendengar wong setrim mengatakan tumpeng itu syirik, kenduri itu bidengah, pamongan itu dosa.
Saya ingin mengawali dengan mengatakan bahwa tumpeng adalah media. Dari sebuah media, anda bisa membaca pesan yang ingin disampaikan. Bentuk media juga mengalami perubahan-perubahan dari media pahat, gores, yang semuanya konvensional, hingga kini berkembang dalam format digital.
Tak hendak menggurui, saya hanya akan menyampaikan kembali apa yang pernah diceritakan para pendahulu soal tumpeng.