/* embed JW Player Code */ /* embed JW Player Code */
Tampilkan postingan dengan label Kiblat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kiblat. Tampilkan semua postingan

Jumat, 06 Juni 2014

Kisah Cerita Mbah Sonhaji ( Mbah Bolong ) Murid Sunan Ampel, Lihat Mekah dari Surabaya

Sonhaji bekerja dengan tekun dan penuh perhitungan.
Ini kisah unik yang terukir seiring keberadaan Masjid Ampel di Surabaya, Jawa Timur. Namanya Mbah Sonhaji, salah seorang murid Sunan Ampel yang selalu disebut memiliki karomah luar biasa. Bagaimana ceritanya?

Kepiawaian Mbah Sonhaji yang berjuluk Mbah Bolong memang menakjubkan. Gelar yang disandang bukan tanpa alasan atau sebab. Murid Sunan Ampel ini (dijamannya) dikenal memiliki kemampuan yang luar biasa.

Dulu, di awal pembangunan Masjid Agung Sunan Ampel di kawasan Ampel Denta Surabaya, Sonhaji-lah yang ditugasi mengatur letak atau posisi pengimaman, untuk bisa tepat mengarah ke kiblat. Karena mendapat kepercayaan itu, Sonhaji bekerja dengan tekun dan penuh perhitungan. Ia tidak ingin letak pengimaman tidak lurus ke kiblat.

"Meski tidak ada catatan, cerita sejarah menyebutkan begitu. Itu sangat beralasan karena Sonhaji adalah seorang Nahkoda," kata juru kunci sekaligus petugas Bilal Masjid Ampel, H Baidowi Muri kepadaVIVAnews.com.

Baidowi mengatakan, dalam kisah itu banyak pihak meragukan 'keahliannya'. "Apa betul letak pengimaman masjid yang dibuat Sonhaji itu menghadap ke kiblat?"

Menyikapi keraguan banyak pihak itu, Sonhaji tidak menjawab. Ada cerita yang menyebut, Sonhaji kemudian melubangi dinding pengimaman sisi barat masjid, sambil berkata, "Lihatlah lewat lubang ini. Nanti kalian akan tahu apakah pengimaman ini sudah menghadap kiblat atau belum?” terang Sonhaji.

Setelah selesai melubangi dinding tembok, saat itu dikisahkan, orang-orang yang di sekitarnya diajak melihat ke dalam lobang yang di buat Sonhaji. Ternyata, ada kejadian 'ganjil' dari lubang itu mereka bisa melihat Ka’bah yang berada di Mekah.

Sementara, cerita lain yang berkembang, tidak dengan melubangi tembok. "Beliau itu kan seorang Mahtrus (Nahkoda) jadi sangat mungkin kalau memahami ilmu perbintangan dan ilmu falak (Ijtihat), termasuk tidak sulit menentukan arah kiblat," lanjut Baidowi.

Kata Baidowi, Sonhaji melakukannya spontan. Menghitung sendiri untuk menentukan pengimaman yang tepat mengarah kiblat. Mengetahui kerja Sonaji, Sunan Ampel pun memuji. Kerumunan orang lainnya pun tak dapat menyembunyikan rasa takjubnya.

Sejak itu, mereka tidak lagi meremehkan Sonhaji. Atas kepiawaiannya, Sonhaji kemudian diberi julukan Mbah Bolong.Untuk mengenang itu, hingga kini peziarah yang datang ke Masjid Sunan Ampel Surabaya selalu menyempatkan berziarah di makamnya. Letaknya, berada di belakang Masjid Ampel tidak jauh dari Makam Sunan Ampel. Tentang keajaiban itu, hanya Tuhan yang tahu. Sumber *

Rabu, 28 Mei 2014

Hari Ini Waktu yang Tepat Luruskan Arah Kiblat

Matahari akan berada tepat di atas Kabah pada siang ini atau pukul 12.18 waktu Mekah atau 16.18 WIB.

Komunitas Astronomi Jeddah mengatakan matahari akan berada tepat di atas Kabah pada tengah hari ini. Sehingga, tengah hari waktu Mekah merupakan saat yang cocok untuk menentukan arah kiblat.

Menurut laman Arab News, Rabu 28 Mei 2014, di Arab Saudi matahari akan terbit pada pukul 05.38 pagi waktu setempat. Sang Surya akan muncul dari arah timur laut.

Pada tengah hari waktu setempat, pukul 12.18 waktu Mekah, matahari akan tepat berada di atas Kabah. Saat itu, di Jakarta jam menunjuk pukul 16.18 WIB.

Jika ingin meluruskan kiblat dengan berpatokan pada matahari yang berada tepat di atas Kabah, maka sore ini merupakan waktu yang tepat.

Hari ini matahari akan berada tepat di atas Kabah. Sumber: www.al-kanz.org

Fenomena alam ini disebut "zero shadow". Di mana tidak ada bayangan saat matahari berada di titik puncak. Kejadian ini terjadi dua kali dalam setahun. Matahari melintasi langit Masjidil Haram karena letaknya di antara Garis Katulistiwa dan Garis Balik Utara.

Karena kemiringan sumbu bumi, matahari bergerak pada 23,5 derajad lintang utara dan selatan dari ekuator. Matahari akan beredar tepat di ekuator selama masa yang disebut equinox. Kemudian matahari akan bergerak ke utara hingga mencapai garis Balik Utara dan kembali bergeser ke selatan. Sumber *

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...