Menebar Kebaikan dan Kesejahteraan (Salam)
Tampilkan postingan dengan label Ustadz. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ustadz. Tampilkan semua postingan
Rabu, 30 April 2014
Pengajian Habib Umar Muthohar di Lirboyo Kediri (1)
Label:
1,
9,
angka,
anti teroris,
Bom,
gendam,
Habib,
istimewa,
Kediri,
korupsi,
Lirboyo,
NU,
Pengajian,
Pondok Pesantren,
rokok,
Santri,
Teroris,
Umar Muthohar,
Ustadz
Sabtu, 09 November 2013
HARI ASYURA (10 MUHARRAM) BAGI PARA NABI (FB Ustadz Yusuf Mansur)
1. Allah menerima taubat Nabi ADAM as.
2. Nabi Adam as. bertemu kembali dengan isterinya, Siti Hawa di Padang Arafah (Jabal Rahmah). Setelah berpisah selama 200 tahun.
3. Nabi IDRIS as di bawa ke langit, sebagai tanda Allah menaikkan derajatnya.
4. Nabi NUH dan seisi perahu besar turun ke darat, setelah kandas di bukit Judi. Nabi Nuh bersama 77 orang dan sejumlah pasangan binatang dan beberapa bibit tanaman, selamat dari peristiwa air bah (banjir besar) yang melanda bumi dan menenggelamkan daratan selama 150 hari.
5. Hari lahir Nabi IBRAHIM as.
6. Nabi Ibrahim as diangkat menjadi Khalilullah (kekasih Allah).
7. Nabi Ibrahim as diselamatkan dari api yang dinyalakan oleh Raja Namrudz. Allah memerintahkan kepada api supaya menjadi dingin dan tidak membakar Nabi Ibrahim
8. Penglihatan Nabi YA’KUB as yang kabur dipulihkan Allah kembali.
9. Nabi Ya’kub as bertemu dengan putranya Nabi Yusuf as.
10. Nabi YUSUF as dibebaskan dari penjara setelah dipenjara beberapa tahun karena fitnah Siti Zulaikha istri seorang pembesar Mesir.
11. Nabi AYUB as dipulihkan Allah dari penyakit kulit yang dideritanya.
12. Mu”jizat Nabi MUSA as dengan tongkat yang menjadi ular besar yang memakan semua ular-ular para ahli sihir Fir'aun.
13. Mu’jizat Nabi Musa as dengan tongkat ketika membelah Laut Merah.
14. Allah menurunkan kitab Taurat kepada Nabi Musa as.
15. Diampunkan dosa Nabi DAUD as.
Sejarah mencatat, Nabi Daud as hendak merampas isteri orang walaupun beliau sendiri sudah memiliki 99 orang isteri.
Allah lalu menurunkan dua malaikat yang menyamar sebagai manusia untuk menegur dan menyindir perbuatan Nabi Daud as itu. Sadarlah Nabi Daud as dan memohon ampun kepada Allah SWT.
16. Allah mengembalikan kekuasaan Nabi SULAIMAN as atas kerajaannya. Setelah syaithan yang bernama Sakhr Al-Marid menguasai kerajaan Nabi Sulaiman as selama 40 hari. Karena kegigihan dan ketawakalannya, Allah akhirnya mengqabulkan doa Nabi.
(Shaad: 34)
17. Keluarnya Nabi YUNUS as dari perut ikan setelah berada selama 40 hari 40 malam di dalamnya. Allah telah memberikan hukuman secara tidak langsung kepada Nabi Yunus as dengan cara, ikan Nun menelannya.
18. Allah mengangkat Nabi ISA as ke langit, dan ditukarkanNya dengan Yudas.
19. Nabi Muhammad saw melaksanakan puasa sunnah ’Asyura’.
PERISTIWA LAINNYA YANG TERJADI PADA 10
MUHARRAM
1. Kiamat akan terjadi pada hari ’Asyura’.
2. Hari pembebasan Bani Israil yang telah sekian lama dikuasai Firaun.
3. Firaun mati tenggelam di Laut Merah.
4. Haman dan Qarun berikut seluruh hartanya ditelan bumi hidup-hidup karena kezaliman mereka.
5. Terbunuhnya cucu Nabi Muhammad saw, Husain bin Ali di bukit Karbala. Tepatnya tanggal 10 Muharram 61 H atau tanggal 10 Oktober 680 M, dalam pertempuran yang terjadi di Karbala, Iraq.
Pertempuran ini terjadi antara pasukan Bani Hasyim yang dipimpin oleh Husain bin Ali, didukung sekitar 70-an orang. Melawan pasukan Bani Umayah yang dipimpin oleh Ibnu Ziyad atas komando dari Yazid bin Muawiyah seorang khalifah Umayah.
6. Sebelum adanya perintah wajib berpuasa pada bulan Ramadhan,.umat Islam diwajibkan berpuasa pada tanggal 9 – 11 Muharram.
Namun setelah turunnya perintah puasa Ramadhan, maka puasa pada tanggal 10 Muharram menjadi sunnah.
Subhanallah...
Semoga kita termasuk umat yang dirindukan Rasulullah SAW yang selalu tetap istiqamah mengikuti dan mengamalkan Sunnah - Sunnah Beliau. Aamiin.
(Cantumkan jika ada doa khusus agar kami para jamaah bisa mengaminkannya)
Silahkan Klik Like dan Bagikan di halamanmu agar kamu dan teman-temanmu senantiasa istiqomah dan bisa meningkatkan ketakwaannya kepada ALLAH SWT.
Ya ALLAH...
✔ Muliakanlah orang yang membaca status ini
✔ Entengkanlah kakinya untuk melangkah ke masjid
✔ Lapangkanlah hatinya
✔ Bahagiakanlah keluarganya
✔ Luaskan rezekinya seluas lautan
✔ Mudahkan segala urusannya
✔ Kabulkan cita-citanya
✔ Jauhkan dari segala Musibah
✔ Jauhkan dari segala Penyakit,Fitnah,Prasangka Keji,Berkata Kasar dan Mungkar.
✔ Dan dekatkanlah jodohnya untuk orang yang
membaca dan membagikan status ini.
Aamiin ya Rabbal'alamin Sumber *
2. Nabi Adam as. bertemu kembali dengan isterinya, Siti Hawa di Padang Arafah (Jabal Rahmah). Setelah berpisah selama 200 tahun.
3. Nabi IDRIS as di bawa ke langit, sebagai tanda Allah menaikkan derajatnya.
4. Nabi NUH dan seisi perahu besar turun ke darat, setelah kandas di bukit Judi. Nabi Nuh bersama 77 orang dan sejumlah pasangan binatang dan beberapa bibit tanaman, selamat dari peristiwa air bah (banjir besar) yang melanda bumi dan menenggelamkan daratan selama 150 hari.
5. Hari lahir Nabi IBRAHIM as.
6. Nabi Ibrahim as diangkat menjadi Khalilullah (kekasih Allah).
7. Nabi Ibrahim as diselamatkan dari api yang dinyalakan oleh Raja Namrudz. Allah memerintahkan kepada api supaya menjadi dingin dan tidak membakar Nabi Ibrahim
8. Penglihatan Nabi YA’KUB as yang kabur dipulihkan Allah kembali.
9. Nabi Ya’kub as bertemu dengan putranya Nabi Yusuf as.
10. Nabi YUSUF as dibebaskan dari penjara setelah dipenjara beberapa tahun karena fitnah Siti Zulaikha istri seorang pembesar Mesir.
11. Nabi AYUB as dipulihkan Allah dari penyakit kulit yang dideritanya.
12. Mu”jizat Nabi MUSA as dengan tongkat yang menjadi ular besar yang memakan semua ular-ular para ahli sihir Fir'aun.
13. Mu’jizat Nabi Musa as dengan tongkat ketika membelah Laut Merah.
14. Allah menurunkan kitab Taurat kepada Nabi Musa as.
15. Diampunkan dosa Nabi DAUD as.
Sejarah mencatat, Nabi Daud as hendak merampas isteri orang walaupun beliau sendiri sudah memiliki 99 orang isteri.
Allah lalu menurunkan dua malaikat yang menyamar sebagai manusia untuk menegur dan menyindir perbuatan Nabi Daud as itu. Sadarlah Nabi Daud as dan memohon ampun kepada Allah SWT.
16. Allah mengembalikan kekuasaan Nabi SULAIMAN as atas kerajaannya. Setelah syaithan yang bernama Sakhr Al-Marid menguasai kerajaan Nabi Sulaiman as selama 40 hari. Karena kegigihan dan ketawakalannya, Allah akhirnya mengqabulkan doa Nabi.
(Shaad: 34)
17. Keluarnya Nabi YUNUS as dari perut ikan setelah berada selama 40 hari 40 malam di dalamnya. Allah telah memberikan hukuman secara tidak langsung kepada Nabi Yunus as dengan cara, ikan Nun menelannya.
18. Allah mengangkat Nabi ISA as ke langit, dan ditukarkanNya dengan Yudas.
19. Nabi Muhammad saw melaksanakan puasa sunnah ’Asyura’.
PERISTIWA LAINNYA YANG TERJADI PADA 10
MUHARRAM
1. Kiamat akan terjadi pada hari ’Asyura’.
2. Hari pembebasan Bani Israil yang telah sekian lama dikuasai Firaun.
3. Firaun mati tenggelam di Laut Merah.
4. Haman dan Qarun berikut seluruh hartanya ditelan bumi hidup-hidup karena kezaliman mereka.
5. Terbunuhnya cucu Nabi Muhammad saw, Husain bin Ali di bukit Karbala. Tepatnya tanggal 10 Muharram 61 H atau tanggal 10 Oktober 680 M, dalam pertempuran yang terjadi di Karbala, Iraq.
Pertempuran ini terjadi antara pasukan Bani Hasyim yang dipimpin oleh Husain bin Ali, didukung sekitar 70-an orang. Melawan pasukan Bani Umayah yang dipimpin oleh Ibnu Ziyad atas komando dari Yazid bin Muawiyah seorang khalifah Umayah.
6. Sebelum adanya perintah wajib berpuasa pada bulan Ramadhan,.umat Islam diwajibkan berpuasa pada tanggal 9 – 11 Muharram.
Namun setelah turunnya perintah puasa Ramadhan, maka puasa pada tanggal 10 Muharram menjadi sunnah.
Subhanallah...
Semoga kita termasuk umat yang dirindukan Rasulullah SAW yang selalu tetap istiqamah mengikuti dan mengamalkan Sunnah - Sunnah Beliau. Aamiin.
(Cantumkan jika ada doa khusus agar kami para jamaah bisa mengaminkannya)
Silahkan Klik Like dan Bagikan di halamanmu agar kamu dan teman-temanmu senantiasa istiqomah dan bisa meningkatkan ketakwaannya kepada ALLAH SWT.
Ya ALLAH...
✔ Muliakanlah orang yang membaca status ini
✔ Entengkanlah kakinya untuk melangkah ke masjid
✔ Lapangkanlah hatinya
✔ Bahagiakanlah keluarganya
✔ Luaskan rezekinya seluas lautan
✔ Mudahkan segala urusannya
✔ Kabulkan cita-citanya
✔ Jauhkan dari segala Musibah
✔ Jauhkan dari segala Penyakit,Fitnah,Prasangka Keji,Berkata Kasar dan Mungkar.
✔ Dan dekatkanlah jodohnya untuk orang yang
membaca dan membagikan status ini.
Aamiin ya Rabbal'alamin Sumber *
Rabu, 07 Agustus 2013
Jumat, 19 Juli 2013
Malam 9 Ramadhan 1434 H, Hikmah Kisah Nabi Sulaiman Bag.5 Oleh Ust. Naufal bin Muhammad al ‘Aydrus
Malam 9 Ramadhan 1434 H, Hikmah Kisah Nabi Sulaiman Bag.5 Oleh Ust. Naufal bin Muhammad al ‘Aydrus
Malam 8 Ramadhan 1434 H, Hikmah Kisah Nabi Sulaiman Bag.4 Oleh Ust. Naufal bin Muhammad al ‘Aydrus
Malam 8 Ramadhan 1434 H, Hikmah Kisah Nabi Sulaiman Bag.4 Oleh Ust. Naufal bin Muhammad al ‘Aydrus
Malam 5 Ramadhan 1434 H - 13 Juli 2013 Hikmah Kisah Nabi Sulaiman Bag.3 Oleh Ust. Naufal bin Muhammad al ‘Aydrus
Malam 5 Ramadhan 1434 H - 13 Juli 2013 Hikmah Kisah Nabi Sulaiman Bag.3 Oleh Ust. Naufal bin Muhammad al ‘Aydrus
Jumat, 05 Juli 2013
Profil Ust. Naufal bin Muhammad al ‘Aydrus
Beliau; Habib Naufal bin Muhammad al ‘Aydrus ~ الحبيب نوفل ابن محمّد العيدروس - akrab dipanggil Habib Novel atau Habib Noval - adalah putra pertama pasangan Muhammad al ‘Aydrus dengan Luluk al Habsyi. Ia merupakan alumnus SD dan SMP di Yayasan Pendidikan Islam Diponegoro Solo. Lulusan SMAN 2 Solo itu kemudian melanjutkan ke Pesantren Darul Lughah wad Dakwah yang terletak di Desa Raci, Pasuruan, Jatim.
“Saya sebenarnya ingin melanjutkan ke perguruan tinggi. Saya tidak mendapatkan izin Ibu. Beliau tidak ingin saya pergi jauh darinya. Akhirnya saya berangkat ke Pesantren Darul Lughah wad Dakwah. Pesantren tersebut diasuh oleh almarhum Ustad Hasan Baharun,” terang suami Fatimah Qonita itu.
Ayahanda Ahmad Anis, Nur’aliyah dan ‘Ali ‘Abdul Qadir tersebut mengatakan ibunya hanya mengizinkan dirinya belajar di pesantren tersebut selama enam bulan. Ditambah masa percobaan satu bulan, akhirnya Habib Novel menjadi santri selama 7 bulan.
Sulung dari tiga bersaudara itu sama sekali belum mengenal kehidupan pesantren dan bahasa Arab. Habib Novel pun berusaha untuk mempelajari bahasa Arab dengan sebaik-baiknya. Sebab, almarhum kakeknya, Habib Ahmad bin Abdurrahman al ‘Aydrus yang tinggal di Kudus, pernah berkata, ”Jika kamu mampu menguasai bahasa Arab, maka kamu telah menguasai setengah ilmu.”
“Setiap hari saya paksakan diri saya untuk menghapalkan kurang lebih 90 kata kerja. Di atas tempat tidur, kamus kata kerja hampir tidak pernah berpisah dengan diri saya. Alhamdulillah, dalam waktu dua bulan saya sudah dapat bercakap-cakap dengan bahasa Arab,” jelasnya.
Sepulang dari Pesantren Darul Lughah wad Dakwah, Habib Novel kembali melanjutkan kebiasaannya semasa di Solo yaitu senang pergi ke Masjid Riyadh. Sejak kelas 2 SD dia telah akrab dengan Masjid Riyadh. Dahulu, setiap hari, menjelang maghrib, Habib Novel biasa berjalan kaki menuju Masjid Riyadh untuk Salat Maghrib, mengikuti tadarus al Quran, pembacaan Ratib dan Salat Isya berjamaah. Hal itu dilakukannya bertahun-tahun hingga sebelum ke pesantren. Dia mengaku pembacaan Maulid Simtud Durar setiap malam Jumat adalah ruhnya. Begitu kembali di Solo, Habib Novel segera mengikuti pengajian umum yang diselenggarakan Habib Anis. Setiap hari sejak 1995 hingga beliau wafat dia belajar di sana.
“Habib Anis menyebut saya sebagai muridnya. Bagi saya itu menjadi sebuah kebahagiaan,” tambahnya.
Penulis buku Mana Dalilnya itu merasakan manfaat besar dari mengikuti majelis di Masjid Riyadh. Kini, Habib Novel menjadi penceramah, penterjemah dan penulis. Semua itu tidak terlepas dari peran Habib Anis.
Habib Novel bersyukur Allah memperkenankannya menyampaikan ilmu Nabi Muhammad. Dia berdakwah dari satu masjid ke masjid yang lain, dari satu kantor ke kantor yang lain dan dari satu rumah ke rumah yang lain.
Ke depan Habib Novel ingin ada Aswaja Call Center sebagai tempat bertanya bagi masyarakat tentang berbagai persoalan. Sehingga orang tidak bingung ketika memiliki permasalahan tentang agama. Untuk mendukung itu, perlu ustadz yang kompeten dan referensi. Selain itu, jika ada operator nakal supaya segera ditindak.
Keinginan Habib Novel lainnya yaitu adanya sebuah masjid di Jl Slamet Riyadi. Dia sudah menyampaikan kepada Walikota dan tokoh-tokoh sderta orang-orang yang punya uang agar ada masjid di Jl. Slamet Riyadi. “Sungguh sangat disayangkan, di Solo, umat Islam adalah terbesar jumlahnya. Tapi di sepanjang jalan protokol di perkotaan tidak ada masjid. Yang ada masjid sekolahan. Masjid Agung memang sudah ada tapi aksesnya sulit dan keindahannya ditutupi banyak bangunan,” papar lelaki yang pernah menjajakan susu sapi segar dari satu tempat ke tempat lainnya.
Sumber *
“Saya sebenarnya ingin melanjutkan ke perguruan tinggi. Saya tidak mendapatkan izin Ibu. Beliau tidak ingin saya pergi jauh darinya. Akhirnya saya berangkat ke Pesantren Darul Lughah wad Dakwah. Pesantren tersebut diasuh oleh almarhum Ustad Hasan Baharun,” terang suami Fatimah Qonita itu.
Ayahanda Ahmad Anis, Nur’aliyah dan ‘Ali ‘Abdul Qadir tersebut mengatakan ibunya hanya mengizinkan dirinya belajar di pesantren tersebut selama enam bulan. Ditambah masa percobaan satu bulan, akhirnya Habib Novel menjadi santri selama 7 bulan.
Sulung dari tiga bersaudara itu sama sekali belum mengenal kehidupan pesantren dan bahasa Arab. Habib Novel pun berusaha untuk mempelajari bahasa Arab dengan sebaik-baiknya. Sebab, almarhum kakeknya, Habib Ahmad bin Abdurrahman al ‘Aydrus yang tinggal di Kudus, pernah berkata, ”Jika kamu mampu menguasai bahasa Arab, maka kamu telah menguasai setengah ilmu.”
“Setiap hari saya paksakan diri saya untuk menghapalkan kurang lebih 90 kata kerja. Di atas tempat tidur, kamus kata kerja hampir tidak pernah berpisah dengan diri saya. Alhamdulillah, dalam waktu dua bulan saya sudah dapat bercakap-cakap dengan bahasa Arab,” jelasnya.
Sepulang dari Pesantren Darul Lughah wad Dakwah, Habib Novel kembali melanjutkan kebiasaannya semasa di Solo yaitu senang pergi ke Masjid Riyadh. Sejak kelas 2 SD dia telah akrab dengan Masjid Riyadh. Dahulu, setiap hari, menjelang maghrib, Habib Novel biasa berjalan kaki menuju Masjid Riyadh untuk Salat Maghrib, mengikuti tadarus al Quran, pembacaan Ratib dan Salat Isya berjamaah. Hal itu dilakukannya bertahun-tahun hingga sebelum ke pesantren. Dia mengaku pembacaan Maulid Simtud Durar setiap malam Jumat adalah ruhnya. Begitu kembali di Solo, Habib Novel segera mengikuti pengajian umum yang diselenggarakan Habib Anis. Setiap hari sejak 1995 hingga beliau wafat dia belajar di sana.
“Habib Anis menyebut saya sebagai muridnya. Bagi saya itu menjadi sebuah kebahagiaan,” tambahnya.
Penulis buku Mana Dalilnya itu merasakan manfaat besar dari mengikuti majelis di Masjid Riyadh. Kini, Habib Novel menjadi penceramah, penterjemah dan penulis. Semua itu tidak terlepas dari peran Habib Anis.
Habib Novel bersyukur Allah memperkenankannya menyampaikan ilmu Nabi Muhammad. Dia berdakwah dari satu masjid ke masjid yang lain, dari satu kantor ke kantor yang lain dan dari satu rumah ke rumah yang lain.
Ke depan Habib Novel ingin ada Aswaja Call Center sebagai tempat bertanya bagi masyarakat tentang berbagai persoalan. Sehingga orang tidak bingung ketika memiliki permasalahan tentang agama. Untuk mendukung itu, perlu ustadz yang kompeten dan referensi. Selain itu, jika ada operator nakal supaya segera ditindak.
Keinginan Habib Novel lainnya yaitu adanya sebuah masjid di Jl Slamet Riyadi. Dia sudah menyampaikan kepada Walikota dan tokoh-tokoh sderta orang-orang yang punya uang agar ada masjid di Jl. Slamet Riyadi. “Sungguh sangat disayangkan, di Solo, umat Islam adalah terbesar jumlahnya. Tapi di sepanjang jalan protokol di perkotaan tidak ada masjid. Yang ada masjid sekolahan. Masjid Agung memang sudah ada tapi aksesnya sulit dan keindahannya ditutupi banyak bangunan,” papar lelaki yang pernah menjajakan susu sapi segar dari satu tempat ke tempat lainnya.
Sumber *
Langganan:
Postingan (Atom)