/* embed JW Player Code */ /* embed JW Player Code */
Tampilkan postingan dengan label 2. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label 2. Tampilkan semua postingan

Selasa, 27 Agustus 2013

Dalil-Dalil Amaliyah Warga Nahdliyin Oleh KH. Marzuki Mustamar

Dalil-Dalil Amaliyah Warga Nahdliyin Oleh KH. Marzuki Mustamar






Sumber *

Rabu, 31 Juli 2013

Tajalli (2) From SufiMuda

Sayyid Abdul Karim bin Ibrahim Jaelani dalam kitabnya “Al Insanul Kamil” mengatakan ada empat tingkatan tajalli :

Tajalli Af’al

Tajalli Af’al (perbuatan) lenyapnya af’al seorang hamba dan yang ada hanya af’al Allah SWT. Af’al yang hakiki adalah Af”al Allah. Segala sesuatu yng ada ini pada hakiakatnya adalah hasil af’al Allah, yang dilakukan oleh makhluknya merupakan sunatullah semata. Sunatullah yang merupakan sebab dan akibat.

Alah berfiman : “Padahal Allah-lah yang menciptakan kamu dan apa yang kamu perbuat itu” (Q.S. Ash Shafat 37 : 96).

Tajalli Asma

Tajalli asma (nama-nama) ialah fananya seseorang hamba pada waktu ibadat atau munajat kepada salah satu atau beberpa dari asma Allah. Kita mengetahui ada 99 (sembilanpuluh Sembilan) nama Allah yang dinamakan Asmaul Husna. Apabila seseorang fana ke dalam salah satu asmaul husna, kemudian dia menyeru atau berdo’a kepada asma tersebut, maka Allah akan menjawab dan memperkenankan do’anya. Umpamanya, bila seseorang fana ke dalam asma Al ‘Aliim (Yang Maha Mengetahui), atau Ar Razzak ( Yang Maha Memberi Rezeki) dan dia berdo’a untuk mendapatkan sesuatu ilmu atau rezeki, maka Allah akan memperkenankan do’anya itu. Selanjutnya *

Kamis, 25 Juli 2013

Tidak Semua Pertanyaanmu Harus Kujawab (2)

Lama saya merenung dan meresapi ucapan Guru saya, kenapa tidak harus dijawab? Kenapa seorang guru membiarkan muridnya tidak menemukan jawaban?. Kemudian baru saya paham, bahwa cara bertanya kepada Guru Mursyid itu berbeda dengan bertanya kepada Guru Syariat. Guru syariat menjawab pertanyaan yang dia tahu sedangkan Guru Mursyid hanya menjawab pertanyaan ketika ada izin dari Allah, ada “tanda-tanda” yang mengizinkan Beliau untuk menjawabnya. Ketika “tanda-tanda” itu tidak ada maka Beliau tidak menjawabnya walaupun Beliau mengetahui jawabanya. Setelah sekian lama berguru akhirnya saya sendiri paham akan “tanda-tanda” tersebut yang merupakan ilmu khusus di dalam tarekat yang tidak semua orang mendapatkannya. Selanjutnya *

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...