Maksiat lahir adalah segala perbuatan yang dikerjakan oleh anggota badan manusia yang merusak diri sendiri atau orang lain, yang menimbulkan pengorbanan yang berbentuk benda, pikiran atau perasaan. Maksiat lahir ini melahirkan kejahatan-kejahatan yang merusak seseorang atau mengacaukan masyarakat.
Allah menjadikan anggota tubuh manusia adalah sebagai rahmat untuk memperoleh nikmat dalam kehidupan manusia di dunia ini dan sekaligus sebagai amanat supaya manusia memanfaatkannya untuk mendapatkan ridla Allah SWT.
Pada garis besarnya ada 7 (tujuh) anggota badan manusia yang kalau dimanfaatkan untuk kebaikan maka dia merupakan rahmat dan nikmat, tetapi kalau dilaksanakan untuk kejahatan maka dia merupakan kedurhakaan dan kekufuran. Ketujuh anggota itu adalah : Selanjutnya *
Menebar Kebaikan dan Kesejahteraan (Salam)
Tampilkan postingan dengan label Alloh SWT. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Alloh SWT. Tampilkan semua postingan
Senin, 29 Juli 2013
Mensucikan Diri Dari Dosa Lahir (Takhalli 2)
Senin, 10 Juni 2013
Asmaul Husna dan Artinya
Asmaul Husna berasal dari kata ismi (nama) husna (baik). Artinya nama-nama yang terbaik. Nama-nama tersebut hanya dimiliki dan disandang oleh Allah SWT. Jumlahnya sebanyak 99 (sembilan puluh sembilan). Sebagian besar nama dari Asmaul Husna terdapat dalam Al-Qur'an, hanya beberapa di antaranya terdapat dalam hadits.
Adanya Asmaul Husna diterangkan dalam Al Qur'an. "(Dialah) Allah, tidak ada Tuhan selain Dia, yang mempunyai nama-nama yang terbaik". (QS. 20/Thoha: 8)
Asmaul Husna merupakan amalan yang bermanfaat dan mempunyai nilai yang tak terhingga tingginya.
Katakanlah (Muhammad), "Serulah Allah atau serulah ar-Rohman. Dengan nama yang mana saja kamu dapat menyeru, karena Dia mempunyai nama-nama yang terbaik (Asmaul Husna)." (QS. 17/ Al-Isro': 110)
"Allah memiliki Asmaul Husna, maka bermohonlah kepada-Nya dengan menyebut Asmaul Husna itu, dan tinggalkanlah orang-orang yang menyalahartikan nama-namaNya. Mereka kelak akan mendapat balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan." (QS. 7/ Al-A'rof: 180)
Yang dimaksud dengan "orang-orang yang menyalahartikan nama-nama-Nya" adalah orang-orang yang menyembah Allah dengan menyebut nama-nama yang tidak sesuai dengan sifat-sifat keagungan Allah. Atau memakai Asmaul Husna, tetapi dengan maksud menodai nama Allah. Atau juga mempergunakan Asmaul Husna untuk nama-nama selain Allah.
Adanya Asmaul Husna diterangkan dalam Al Qur'an. "(Dialah) Allah, tidak ada Tuhan selain Dia, yang mempunyai nama-nama yang terbaik". (QS. 20/Thoha: 8)
Asmaul Husna merupakan amalan yang bermanfaat dan mempunyai nilai yang tak terhingga tingginya.
Katakanlah (Muhammad), "Serulah Allah atau serulah ar-Rohman. Dengan nama yang mana saja kamu dapat menyeru, karena Dia mempunyai nama-nama yang terbaik (Asmaul Husna)." (QS. 17/ Al-Isro': 110)
"Allah memiliki Asmaul Husna, maka bermohonlah kepada-Nya dengan menyebut Asmaul Husna itu, dan tinggalkanlah orang-orang yang menyalahartikan nama-namaNya. Mereka kelak akan mendapat balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan." (QS. 7/ Al-A'rof: 180)
Yang dimaksud dengan "orang-orang yang menyalahartikan nama-nama-Nya" adalah orang-orang yang menyembah Allah dengan menyebut nama-nama yang tidak sesuai dengan sifat-sifat keagungan Allah. Atau memakai Asmaul Husna, tetapi dengan maksud menodai nama Allah. Atau juga mempergunakan Asmaul Husna untuk nama-nama selain Allah.
Label:
Alloh SWT,
Arti,
Asmaul Husna,
ayat 8,
baik,
balasan,
bermanfaat,
bermohonlah,
husna,
ismi,
keagungan,
menodai,
menyalahartikan,
Muhammad SAW,
nama,
nilai,
QS 20.Thoha,
tak terhingga
Langganan:
Postingan (Atom)