Menebar Kebaikan dan Kesejahteraan (Salam)
Senin, 11 November 2013
Tidak Ada Perantara Antara Manusia dengan Allah (Bag. 3)
Posted on November 11, 2013 by SufiMuda
Setiap Nabi tanpa kecuali mempunyai derajat ini, derajat kedekatan dengan Allah sehingga antara dia dengan Allah tidak mempunyai jarak sama sekali. Al-Qur’an yang sekarang kita kenal dalam bentuk kitab pada awalnya adalah firman Allah yang tidak berhuruf dan tidak bersuara, itu adalah firman Allah yang Maha Tinggi kemudian berwujud dalam bentuk ucapan Nabi Muhammad. Firman Allah yang tidak berhuruf bersuara tersebut kemudian di dengar oleh manusia dalam bentuk bahasa Arab karena Nabi Muhammad bahasa tutur Beliau adalah bahasa Arab.
Firman Allah yang turun kepada Nabi Ibrahim, Musa, Isa dan Nabi lain tentu bukan dalam bahasa Arab tapi bahasa yang dipahami oleh Nabi dan ummat zaman itu.
Kenapa Yesus disebut Tuhan? Selanjutnya *
Sabtu, 09 November 2013
HARI ASYURA (10 MUHARRAM) BAGI PARA NABI (FB Ustadz Yusuf Mansur)
1. Allah menerima taubat Nabi ADAM as.
2. Nabi Adam as. bertemu kembali dengan isterinya, Siti Hawa di Padang Arafah (Jabal Rahmah). Setelah berpisah selama 200 tahun.
3. Nabi IDRIS as di bawa ke langit, sebagai tanda Allah menaikkan derajatnya.
4. Nabi NUH dan seisi perahu besar turun ke darat, setelah kandas di bukit Judi. Nabi Nuh bersama 77 orang dan sejumlah pasangan binatang dan beberapa bibit tanaman, selamat dari peristiwa air bah (banjir besar) yang melanda bumi dan menenggelamkan daratan selama 150 hari.
5. Hari lahir Nabi IBRAHIM as.
6. Nabi Ibrahim as diangkat menjadi Khalilullah (kekasih Allah).
7. Nabi Ibrahim as diselamatkan dari api yang dinyalakan oleh Raja Namrudz. Allah memerintahkan kepada api supaya menjadi dingin dan tidak membakar Nabi Ibrahim
8. Penglihatan Nabi YA’KUB as yang kabur dipulihkan Allah kembali.
9. Nabi Ya’kub as bertemu dengan putranya Nabi Yusuf as.
10. Nabi YUSUF as dibebaskan dari penjara setelah dipenjara beberapa tahun karena fitnah Siti Zulaikha istri seorang pembesar Mesir.
11. Nabi AYUB as dipulihkan Allah dari penyakit kulit yang dideritanya.
12. Mu”jizat Nabi MUSA as dengan tongkat yang menjadi ular besar yang memakan semua ular-ular para ahli sihir Fir'aun.
13. Mu’jizat Nabi Musa as dengan tongkat ketika membelah Laut Merah.
14. Allah menurunkan kitab Taurat kepada Nabi Musa as.
15. Diampunkan dosa Nabi DAUD as.
Sejarah mencatat, Nabi Daud as hendak merampas isteri orang walaupun beliau sendiri sudah memiliki 99 orang isteri.
Allah lalu menurunkan dua malaikat yang menyamar sebagai manusia untuk menegur dan menyindir perbuatan Nabi Daud as itu. Sadarlah Nabi Daud as dan memohon ampun kepada Allah SWT.
16. Allah mengembalikan kekuasaan Nabi SULAIMAN as atas kerajaannya. Setelah syaithan yang bernama Sakhr Al-Marid menguasai kerajaan Nabi Sulaiman as selama 40 hari. Karena kegigihan dan ketawakalannya, Allah akhirnya mengqabulkan doa Nabi.
(Shaad: 34)
17. Keluarnya Nabi YUNUS as dari perut ikan setelah berada selama 40 hari 40 malam di dalamnya. Allah telah memberikan hukuman secara tidak langsung kepada Nabi Yunus as dengan cara, ikan Nun menelannya.
18. Allah mengangkat Nabi ISA as ke langit, dan ditukarkanNya dengan Yudas.
19. Nabi Muhammad saw melaksanakan puasa sunnah ’Asyura’.
PERISTIWA LAINNYA YANG TERJADI PADA 10
MUHARRAM
1. Kiamat akan terjadi pada hari ’Asyura’.
2. Hari pembebasan Bani Israil yang telah sekian lama dikuasai Firaun.
3. Firaun mati tenggelam di Laut Merah.
4. Haman dan Qarun berikut seluruh hartanya ditelan bumi hidup-hidup karena kezaliman mereka.
5. Terbunuhnya cucu Nabi Muhammad saw, Husain bin Ali di bukit Karbala. Tepatnya tanggal 10 Muharram 61 H atau tanggal 10 Oktober 680 M, dalam pertempuran yang terjadi di Karbala, Iraq.
Pertempuran ini terjadi antara pasukan Bani Hasyim yang dipimpin oleh Husain bin Ali, didukung sekitar 70-an orang. Melawan pasukan Bani Umayah yang dipimpin oleh Ibnu Ziyad atas komando dari Yazid bin Muawiyah seorang khalifah Umayah.
6. Sebelum adanya perintah wajib berpuasa pada bulan Ramadhan,.umat Islam diwajibkan berpuasa pada tanggal 9 – 11 Muharram.
Namun setelah turunnya perintah puasa Ramadhan, maka puasa pada tanggal 10 Muharram menjadi sunnah.
Subhanallah...
Semoga kita termasuk umat yang dirindukan Rasulullah SAW yang selalu tetap istiqamah mengikuti dan mengamalkan Sunnah - Sunnah Beliau. Aamiin.
(Cantumkan jika ada doa khusus agar kami para jamaah bisa mengaminkannya)
Silahkan Klik Like dan Bagikan di halamanmu agar kamu dan teman-temanmu senantiasa istiqomah dan bisa meningkatkan ketakwaannya kepada ALLAH SWT.
Ya ALLAH...
✔ Muliakanlah orang yang membaca status ini
✔ Entengkanlah kakinya untuk melangkah ke masjid
✔ Lapangkanlah hatinya
✔ Bahagiakanlah keluarganya
✔ Luaskan rezekinya seluas lautan
✔ Mudahkan segala urusannya
✔ Kabulkan cita-citanya
✔ Jauhkan dari segala Musibah
✔ Jauhkan dari segala Penyakit,Fitnah,Prasangka Keji,Berkata Kasar dan Mungkar.
✔ Dan dekatkanlah jodohnya untuk orang yang
membaca dan membagikan status ini.
Aamiin ya Rabbal'alamin Sumber *
2. Nabi Adam as. bertemu kembali dengan isterinya, Siti Hawa di Padang Arafah (Jabal Rahmah). Setelah berpisah selama 200 tahun.
3. Nabi IDRIS as di bawa ke langit, sebagai tanda Allah menaikkan derajatnya.
4. Nabi NUH dan seisi perahu besar turun ke darat, setelah kandas di bukit Judi. Nabi Nuh bersama 77 orang dan sejumlah pasangan binatang dan beberapa bibit tanaman, selamat dari peristiwa air bah (banjir besar) yang melanda bumi dan menenggelamkan daratan selama 150 hari.
5. Hari lahir Nabi IBRAHIM as.
6. Nabi Ibrahim as diangkat menjadi Khalilullah (kekasih Allah).
7. Nabi Ibrahim as diselamatkan dari api yang dinyalakan oleh Raja Namrudz. Allah memerintahkan kepada api supaya menjadi dingin dan tidak membakar Nabi Ibrahim
8. Penglihatan Nabi YA’KUB as yang kabur dipulihkan Allah kembali.
9. Nabi Ya’kub as bertemu dengan putranya Nabi Yusuf as.
10. Nabi YUSUF as dibebaskan dari penjara setelah dipenjara beberapa tahun karena fitnah Siti Zulaikha istri seorang pembesar Mesir.
11. Nabi AYUB as dipulihkan Allah dari penyakit kulit yang dideritanya.
12. Mu”jizat Nabi MUSA as dengan tongkat yang menjadi ular besar yang memakan semua ular-ular para ahli sihir Fir'aun.
13. Mu’jizat Nabi Musa as dengan tongkat ketika membelah Laut Merah.
14. Allah menurunkan kitab Taurat kepada Nabi Musa as.
15. Diampunkan dosa Nabi DAUD as.
Sejarah mencatat, Nabi Daud as hendak merampas isteri orang walaupun beliau sendiri sudah memiliki 99 orang isteri.
Allah lalu menurunkan dua malaikat yang menyamar sebagai manusia untuk menegur dan menyindir perbuatan Nabi Daud as itu. Sadarlah Nabi Daud as dan memohon ampun kepada Allah SWT.
16. Allah mengembalikan kekuasaan Nabi SULAIMAN as atas kerajaannya. Setelah syaithan yang bernama Sakhr Al-Marid menguasai kerajaan Nabi Sulaiman as selama 40 hari. Karena kegigihan dan ketawakalannya, Allah akhirnya mengqabulkan doa Nabi.
(Shaad: 34)
17. Keluarnya Nabi YUNUS as dari perut ikan setelah berada selama 40 hari 40 malam di dalamnya. Allah telah memberikan hukuman secara tidak langsung kepada Nabi Yunus as dengan cara, ikan Nun menelannya.
18. Allah mengangkat Nabi ISA as ke langit, dan ditukarkanNya dengan Yudas.
19. Nabi Muhammad saw melaksanakan puasa sunnah ’Asyura’.
PERISTIWA LAINNYA YANG TERJADI PADA 10
MUHARRAM
1. Kiamat akan terjadi pada hari ’Asyura’.
2. Hari pembebasan Bani Israil yang telah sekian lama dikuasai Firaun.
3. Firaun mati tenggelam di Laut Merah.
4. Haman dan Qarun berikut seluruh hartanya ditelan bumi hidup-hidup karena kezaliman mereka.
5. Terbunuhnya cucu Nabi Muhammad saw, Husain bin Ali di bukit Karbala. Tepatnya tanggal 10 Muharram 61 H atau tanggal 10 Oktober 680 M, dalam pertempuran yang terjadi di Karbala, Iraq.
Pertempuran ini terjadi antara pasukan Bani Hasyim yang dipimpin oleh Husain bin Ali, didukung sekitar 70-an orang. Melawan pasukan Bani Umayah yang dipimpin oleh Ibnu Ziyad atas komando dari Yazid bin Muawiyah seorang khalifah Umayah.
6. Sebelum adanya perintah wajib berpuasa pada bulan Ramadhan,.umat Islam diwajibkan berpuasa pada tanggal 9 – 11 Muharram.
Namun setelah turunnya perintah puasa Ramadhan, maka puasa pada tanggal 10 Muharram menjadi sunnah.
Subhanallah...
Semoga kita termasuk umat yang dirindukan Rasulullah SAW yang selalu tetap istiqamah mengikuti dan mengamalkan Sunnah - Sunnah Beliau. Aamiin.
(Cantumkan jika ada doa khusus agar kami para jamaah bisa mengaminkannya)
Silahkan Klik Like dan Bagikan di halamanmu agar kamu dan teman-temanmu senantiasa istiqomah dan bisa meningkatkan ketakwaannya kepada ALLAH SWT.
Ya ALLAH...
✔ Muliakanlah orang yang membaca status ini
✔ Entengkanlah kakinya untuk melangkah ke masjid
✔ Lapangkanlah hatinya
✔ Bahagiakanlah keluarganya
✔ Luaskan rezekinya seluas lautan
✔ Mudahkan segala urusannya
✔ Kabulkan cita-citanya
✔ Jauhkan dari segala Musibah
✔ Jauhkan dari segala Penyakit,Fitnah,Prasangka Keji,Berkata Kasar dan Mungkar.
✔ Dan dekatkanlah jodohnya untuk orang yang
membaca dan membagikan status ini.
Aamiin ya Rabbal'alamin Sumber *
Kamis, 07 November 2013
Tidak Ada Perantara Antara Manusia dengan Allah (Bag. 2)
Dalam hadist Qudsi Allah berfirman,
ini perintah Allah yang utama. Setiap manusia berusaha dengan segenap kemampuannya, dengan ikhtiar ibadahnya untuk bisa senantiasa selalu beserta atau bersama dengan Allah. Karena tidak semua manusia mengetahui rahasia untuk berhubungan dengan Allah maka Allah memberikan rumus,
Dari hadits Qudsi tersebut jelas bahwa Allah tidak menyuruh kita mengambil perantara tapi mencari orang yang bisa menuntun dan membimbing kita kepada-Nya dalam hal ini Nabi dan kemudian diteruskan oleh para Wali Allah.
Pengamal tarekat tidak pernah menjadikan Gurunya sebagai perantara antara manusia dengan Allah, Guru Mursyid bertugas untuk membimbing, mengarahkan dan menuntun murid kepada jalan Allah, jalan yang sudah berulang kali di lewati oleh Sang Guru sehingga paham di mana jurang terjal dan di mana tikungan tajam sehingga para murid selamat sampai ke tempat tujuan. Selanjutnya *
“Jadikanlah dirimu beserta dengan Allah…”,
ini perintah Allah yang utama. Setiap manusia berusaha dengan segenap kemampuannya, dengan ikhtiar ibadahnya untuk bisa senantiasa selalu beserta atau bersama dengan Allah. Karena tidak semua manusia mengetahui rahasia untuk berhubungan dengan Allah maka Allah memberikan rumus,
“Jika engkau belum bisa berhubungan dengan Allah maka adakanlah dirimu beserta dengan orang yang beserta dengan Allah, maka dialah yang mengantarkan dirimu kepada Allah”.
Dari hadits Qudsi tersebut jelas bahwa Allah tidak menyuruh kita mengambil perantara tapi mencari orang yang bisa menuntun dan membimbing kita kepada-Nya dalam hal ini Nabi dan kemudian diteruskan oleh para Wali Allah.
Pengamal tarekat tidak pernah menjadikan Gurunya sebagai perantara antara manusia dengan Allah, Guru Mursyid bertugas untuk membimbing, mengarahkan dan menuntun murid kepada jalan Allah, jalan yang sudah berulang kali di lewati oleh Sang Guru sehingga paham di mana jurang terjal dan di mana tikungan tajam sehingga para murid selamat sampai ke tempat tujuan. Selanjutnya *
Rabu, 06 November 2013
Tidak Ada Perantara Antara Manusia dengan Allah
Kata-kata perantara yang juga sering digunakan di sebagian pengamal tarekat sebenarnya mengganggu perasaan saya pribadi karena memang hubungan antara manusia dengan Allah itu adalah hubungan langsung. Perbedaan antara pengamal tarekat dengan yang bukan adalah dalam hal memaknai hubungan langsung ini. Syariat, siapapun manusia bisa langsung beribadah kepada Allah (masalah hasil itu urusan masing-masing), sementara Islam sendiri telah menurunkan sebuah metode yang disebut Tarekatullah sebagai sarana untuk bisa berhubungan dengan Allah.
Perbedaan pengertian ini yang menjadi bahan perdebatan berabad-abad yang menguras energi sangat besar di kalangan umat Islam. Syukur Alhamdulillah, di akhir abad ke-14 Hijriah, seorang ulama tasawuf yang juga merupakan Guru Mursyid, Maulana Prof. Dr. S.S. Kadirun Yahya MA. M.Sc bisa menjelaskan tentang ini secara ilmiah eksakta sehingga bisa diterima dengan baik oleh segala kalangan.
Beliau mengatakan bahwa Wasilah itu bukanlah perantara antara manusia dengan Allah tapi itu adalah hubungan yang LANGSUNG dengan Allah. Sama hal nya orang menonton TV, ada siaran langsung, semua orang yang memiliki TV dan berada pada chanel yang tepat akan bisa melihat siaran langsung di TV, sementara orang yang tidak menghidupkan TV atau menggunakan chanel yang salah akan menyaksikan hal yang berbeda.
Kalau di TV kita menyaksikan siaran langsung sepak bola U19 antara Indonesia dan Korea, kita memang sedang menyaksikan pertandingan tersebut, kalau di Gelora Bung Karno terjadi gol maka dalam detik itu pula kita mengetahui dan melihat langsung gol tersebut, ini teknologi buatan manusia sementara Wasilah adalah teknologi buatan Allah sebagai hubungan yang langsung antara manusia dengan Allah. Sumber *
Perbedaan pengertian ini yang menjadi bahan perdebatan berabad-abad yang menguras energi sangat besar di kalangan umat Islam. Syukur Alhamdulillah, di akhir abad ke-14 Hijriah, seorang ulama tasawuf yang juga merupakan Guru Mursyid, Maulana Prof. Dr. S.S. Kadirun Yahya MA. M.Sc bisa menjelaskan tentang ini secara ilmiah eksakta sehingga bisa diterima dengan baik oleh segala kalangan.
Beliau mengatakan bahwa Wasilah itu bukanlah perantara antara manusia dengan Allah tapi itu adalah hubungan yang LANGSUNG dengan Allah. Sama hal nya orang menonton TV, ada siaran langsung, semua orang yang memiliki TV dan berada pada chanel yang tepat akan bisa melihat siaran langsung di TV, sementara orang yang tidak menghidupkan TV atau menggunakan chanel yang salah akan menyaksikan hal yang berbeda.
Kalau di TV kita menyaksikan siaran langsung sepak bola U19 antara Indonesia dan Korea, kita memang sedang menyaksikan pertandingan tersebut, kalau di Gelora Bung Karno terjadi gol maka dalam detik itu pula kita mengetahui dan melihat langsung gol tersebut, ini teknologi buatan manusia sementara Wasilah adalah teknologi buatan Allah sebagai hubungan yang langsung antara manusia dengan Allah. Sumber *
Label:
Allah,
eksakta,
Guru Mursyid,
hubungan langsung,
ilmiah,
Kadirun Yahya,
Manusia,
menonton TV,
Perantara,
perdebatan,
syariat,
tarekat,
tarekatullah,
wasilah
Langganan:
Postingan (Atom)
